Curhat

Selalu ada saja pertanyaan mengenai jodoh. Yah, berulang kali juga saya ditanya..

Pacar kamu mana?

Kalau pun saya punya, tidak mungkin juga saya umbar-umbar ke publik. Jadi saya cuma sekedar bilang “itu makanan yang dibuat dari timun, kan?” — maaf garing.

Agak risih sebenernya dengan pertanyaan itu. Tapi mungkin mereka juga bingung, umur segini kok gak ada ceritanya lihat saya jalan sama cowok. — mungkin kali ya?

Tenang, orangtua sendiri gak (terlalu) bingung juga. — belum nuntut macem-macem sih tepatnya. Tapi kadang kepikiran juga. Bukan lebih ke arah  pacaran tapi ke arah jodoh ke depannya. Oh! Kalau hanya sekedar teman, saya kenal banyak. Tapi untuk urusan satu itu, kok masih nge-blurr gitu.

Memang banyak diantara mereka yang melontarkan kata-kata manis untuk menarik perhatian. Lalu saya seperti kekenyangan dengan kata-kata manis dan buntutnya eneg denger ocehan seperti itu. Kebanyakan orang suka dengan pujian. Tapi kalau pujian itu terlalu berlebihan juga buat apa? Penilaian itu dapat dari mana? Kenal saya benar-benar saja tidak. Malah dapet pujian dengan hal yang bahkan hal itu juga siapapun pasti bisa melakukan. What an earth

Saya bukan penggila pujian. Karena diantara pujian itu terselip ria.

Nah, soal tipe saya.. Hmm, saya mah gak macem-macem asalkan cukup. Yah, cukup sama tuntutan orang tua. Saya gak terlalu suka saat orang lain berkomentar..

Nanti kalau punya cowok, cowoknya harus begini begitu, punya ini itu, bisa hal ini dan hal itu, lalalala

Sumber tertera

Nah, jodoh itu siapa yang tau kan? Kita cuma bisa usaha. Jodoh itu cerminan diri. Kenapa? Karena wanita diciptakan dari tulang rusuk pria. Pernah gak denger hal ini..

Wah, wajahnya mirip ya.. Jangan-jangan jodoh?!

⤴Yah.. Sepertinya benar dia tulang rusuk yang hilang itu.

Atau

Pasangan yang sudah menghabiskan waktu bersama dalam jangka waktu yang cukup lama, akan memiliki kebiasaan juga tidak jauh beda dengan pasangannya. Bahkan lama-kelamaan wajah juga bisa kelihatan sama. (Red. Mirip)

Tapi gak menutup kemungkinan bahwa dia bisa saja lebih baik dari kita. Dan namanya cari jodoh kan agar kita bisa salang melengkapi. Bukan mau enak sendiri.

Manusia diciptakan beragam juga buat saling melengkapi.

Lalu siapa jodoh saya? Saya juga tidak tau. Jadi selama proses ini, saya akan memperbaiki diri. Kalau pengen dapet jodoh yang baik, jadi orang baik dulu. #abaikan

Sumber tertera

Aamiin

Advertisements

Been long time

Hai Haiiiiiii…..

Udah berapa lama kah saya tak update di sini yak?

“lama banget cuy..” tehee

Maafkeun daku lah ya. Untuk cerita-cerita yang belum di update selama ini, lagi diusahaain dikebut. (belum sempet diketik di wp karena kendala koneksi yang aduhai).

Banyak banget yang pengen ditulis sebenernya. Mau gimana lagi ya, dibilang terlalu sibuk juga enggak. Real life is like a nightmarefor sure.

I’ve been missing you all my readers. hiks hiks.. *abaikan ke alay-an penulis

Hari ini sekedar mampir untuk menyambut kepulangan daku di WP ini //plak

So see you next time ~~~

*woy jangan kabur woiiiiiii~~~!!!

ahahaha

2dcd9c1f2edbd56e15ec5e2636822471

Duka

Innalillahi wa Innailaihi roji’un..

Cuma itu yang bisa saya ucapkan. Untuk nenek terakhir dari bapak saya. Saya cuma bisa berdoa dari sini. Bukan karena tidak ingin pulang untuk sekedar mengucapkan selamat perpisahan untuk yang terakhir kali kepada beliau. Continue reading

“R” #01

Image result for r font style

jeng jeng jeng…

Mungkin beberapa orang akan salah paham dengan “R” yang saya maksud. Jika kalian teman kuliah saya atau teman dalam suatu room chat, saya tegaskan..* ini bukan tentang kalian. Ya.. takut saja nanti kalian pada baper atau gimana gitu.. hahaha — becanda kok. Tapi tanda bintang (*) itu serius. Continue reading