Where is Bhineka Tunggal Ika?

Pembahasan kali ini akan sedikit panjang dari biasanya~
simak saja kalau tidak percaya.. hahahah
Image result for indonesia flag photography
Fungsi media sosial sudah berubah.
Banyak menebar fitnah dan kebencian.
Seringkali tidak tahu apakah yang di share itu benar atau tidak.

Mengatas-namakan sesuatu yang seharusnya tidak boleh dibawa-bawa.
Menyerukan HAK kaum, padahal ada lebih dari 1 kaum.
Egois.
Yang melewati bangku sekolah di 2 era (19xx-an sampai 20xx-an) harusnya paham.
Berpikir terbuka dan logis, bukan membabi buta karena 1 hal yang bahkan tidak tahu asal usul permasalahannya.
Toleransi era ini benar-benar buruk.
Ada yang bertanya kenapa judul kali ini seperti itu?
Singkat saja.
Pada dasarnya kita sudah memulai sebuah peperangan.
Perang keyakinan.
Siapa yang mengawali?
kamu, kamu, kamu
udah, gak usah nunjuk-nunjuk.

Saya tau itu nonsense, tapi.. nganu
Sebagai salah satu pengguna media sosial, saya rasa pengunaannya di saat ini benar-benar bisa menimbulkan WAR
Minimnya pengetahuan, sedikitnya rasa ingin tahu, justru menghancurkan suatu keyakinan tersendiri
Imbas dari ketidaktahuan itu lah.. yang nantinya akan jadi sasaran empuk bagi sekumpulan orang yang menginginkan WAR terjadi.
Penggunaannya yang sangat tidak bijaksana dapat memancing emosi.

Kasus di Indonesia akhir tahun ini tidaklah sedikit.

1. Disidangnya Ahok atas penistaan agama

2. Ditemukannya bom panci oleh tim Densus sebagai pengalihan isu

3. Gantinya muka uang Indonesia yang dikira Chinaisasi

4. Om Telolet Om

5. Beredarnya list Kafir terbaru 2016


Sudah sudah.. kita bahas saja satu-satu..

1.

Menurut saya, orang Indonesia (kebanyakan) itu rasis. Sis.. ente dipanggil sis.. Kenapa? Bukan berarti negara Indonesia yang mayoritas penduduknya islam ini menjadi “Negara Muslim”. I say big “NO”. Indonesia bukan negara muslim, Indonesia hanya negara terbesar di DUNIA dengan mayoritas penduduknya muslim. Kita sama-sama tau di Indonesia ada lebih dari 1 agama yang diakui oleh negara. Kita sebut saja : Islam, Kristen (Protestan/Katolik), Hindu, Budha, Konghuchu. Banyak! dan WOW.
Tapi kenapa saya merasa, dulu saat Internet belum merakyat, berteman dengan selain keyakinan saya itu adalah hal yang lumrah. Biasa saja. Bahkan kita bersahabat satu-sama lain walau kita berbeda keyakinan. Saya dan teman saya (nonis) sungguh sangat meyayangkan kenapa sekarang begitu banyak perubahan terjadi disekeliling kita (walaupun saya dan kawan saya sendiri masih adem ayem saja sampai sekarang).
Lalu, dimana sekarang Internet dengan mudahnya dapat kita akses.. kok malah… nganu..
Kasus Ahok mah saya awalnya tidak tertarik untuk mengikutinya. Tapi di Timeline facebook saya ada begitu banyak berita tentangnya dan saya sempatkan untuk membaca sedikit demi sedikit dan BOOM!!
Kenapa masyarakat bisa sampai semarah ini?
Saya muslim, dan saya welcome dengan prestasi pak Ahok. Karena saya orang yang kritis. Saya sendiri prihatin akan adanya gerakan-gerakan front pembela islam lalalala. Yang mau saya tanyakan..
Did Ahok harm you by his action? or word maybe?
Ini hanya singgungan untuk kaum yang merasa muslim. Tolong sebutkan di kolom komentar nanti…..
Dan menurut pandangan saya.. sejak Ahok dicalonkan jadi CaGub DKI, mulai muncullah embel embel yang mengatas-namakan islam.
I am a muslim, but i don’t think what you did is right to put my religion view as a political issue.
Dalam ajaran islam memang ada ketentuan untuk memilih seorang pemimpin dengan bijak. DANNNN… dalam pemilihan tentu ada lebih dari satu calon. Jika memang bersikeras untuk mengikuti ajaran islam, ya sudah.. kamu hanya perlu memilih orang yang sesuai dengan pilihan yang ada. Gak perlu pake acara demo-demo segala. Pilih saja CaGub a b atau c. Selesai kan?
Prestasi yang dipandang sebelah mata oleh sekelompok ini yang membutakan dan menyebabkan kebencian dan RASISME. Muncullah berita-berita nan unik serta kicauan para RASISME lain. dan.. BOOM!!!
Terpecah belahlah Bhineka Tunggal Ika…
saya miris.. orang Indonesia kok gampang di adu domba. Pak Ahok mau buka toko minuman keras juga apa salahnya? Kalau memang islam ya gak usah pergi kesana. Kenapa takut keimanan luntur hanya gara-gara toko minuman keras?

2.

Saya kurang begitu paham dengan berita satu ini. Saya hanya mendengar dari beberapa teman saya tentang berita ini. Tapi usaha tim Densus yang dikatakan sebagai pengalihan isu ini benar-benar.. duh kah.. sakit tau.
Bayangin aja kamu kerja di Densus. Cari bom panci itu gak sebentar. Mana daya ledaknya sampe ratusan meter. Lokasi juga gak sempit. Pas udah ketemu dengan usaha maksimal malah dikatain pengalihan isu..
Harusnya Tim Densus biarin aja tuh bom meledak.. toh yang rugi juga bukan mereka..
Kicauan pengalihan isu seakan gak menghargai tim ini. Bom ketemu — bilang pengalihan isu. Bom meledak — bilang tim densus gak becus. BROOOOOH~~ ente waras?

3.

Uang Indonesia berubah muka. Aku mah biasa aja, toh gak sekali dua kali berubah. Yang penting itu duit bisa buat aku belanja. Ada-ada aja orang sekarang. SIS.. RASIS.. lu dicariin emak lu tuh.. wkwkwkwk
Chinaisasi?? what the heck??
ente sadar berapa banyak uang yang mirip dengan uang baru kita?
Bukan cuma Yuan meeeennnnnn…
Cari tuh muka uang Malaysia, Kanada, Australia, Filiphina.
Sadar beibh… *muntah beling

ini uang baru kita..

Image result for 1000 rupiah cut meutia
ini uang Malaysia
Image result for uang malaysia baru
Kanada nih
Image result for canada money
Australia
Image result for australian money
Filiphina
Image result for filipino money
terakhir.. Yuan
Related image
Mirip kan?? (*dari manaaaaaaa)
ada lagi postingan..
Cut Meutia gak pake kerudung??
itu… nganu
Image result for cut meutia gak pake kerudung
DEMI APAAAAA???
coba deh cari dulu.. di mbah google atau RPAL atau atlas kali ada.. (dulu sih di atlas terpampang semua, masih ada kan sampe sekarang)?
permainan tebak gambar… ini siapa hayooo???
Image result for cut meutia pahlawan

4.

Ini hal paling gak penting yang justru mendunia…

what the meaning of.. Om Telolet Om ???

Om Telolet Om

That is actually a honk bell from a truck, you also can find it on bus or.. other big cars~~

it’s sound… telolet telolet… ~~ (in japanese is called onomatope. *When a sound become a word)

and you gonna asking someone in the car to honk you..

Om! Telolet Om! — mister! honk me.. (well is it)

Dan banyak sekali artis besar dunia memakai status ini.. and wondering,. what is that actually?? well.. i did explain you.

enough for this…


 5.

Ulalaaaaaaaaaa~~~

paling ngakak deh soal satu ini. Anda muslim? saya muslim. Tapi siapa yang berhak meng-kafir-kan seseorang? Tiada yang lain selain Allah SWT.

Dosa itu mah.. jangan asal bilang kafir. Jangan pula meng-auto kafir seseorang. Terkait isu uang sebelumnya.. ada yang berkicau di twitter..

Image result for daftar kafir terbaru

Maksudnyaaaaaaaaa uopooooo???

Terkadang yang punya jabatan tinggi belum tentu cerdas.. Harusnya para pahlawan itu biarin aja negara kita dijajah sampe sekarang. Ngenes kan kalau tau mereka bakal dicap kafir. Lagian para pahlawan itu tidak peduli soal perbedaan agama. Mereka berjuang untuk memerdekakan kita yang notabene beda-beda agama. Tapi lihat orang jaman sekarang yang ngaku islam justru meng-kafir-kan mereka. Saya sendiri malu .. kenapa ada orang yang dengan mudahnya berkata seperti itu.


Terlepas dari ke 5 permasalahan yang lagi trend akhir tahun ini…

Yang benar-benar islam pasti tau ajaran islam itu seperti apa.

“untuk mu agama mu, untuk ku agama ku”

Apa yang boleh dan tidak boleh kita lakukan. Bukan hak kita men-cap seseorang kafir atau bukan. Semua urusan itu bukan kuasa kita wahai saudara muslimku. Jangan kau bawa itu Ras hanya karena kita berbeda keyakinan dengan mereka. Jangan permalukan orang yang juga turut senaungan denganmu. Pelajari islam lebih dalam. Dan juga pelajari agamamu wahai kawan non islam ku. Kita tidak perlu berkata kotor, rusuh, atau sebagainya yang dapat merusak keharmonisan antar umat beragama. Saya masih ingin berteman dengan yang lain.

Saya memiliki teman nonis. Dia salah satu penganut yang taat. Rajin ke gereja. Rajin membaca alkitab. Dan dia senang berbagi. Bahkan saya juga turut belajar Alkitab darinya. Toleransi kami begitu kuat. Dia bahkan sering mengingatkan kami (bukan saya saja) untuk sholat. Bahkan dia sendiri juga mempelajari hal-hal berbau islam. Sering berdiskusi tetang Kitab kami masing-masing (kitab saya Al-Qur’an tentu saja). Ada banyak persamaan isi didalamnya. Dan tentu saja perbedaan. But.. it’s fine.

Dia teman KKN saya. Satu-satunya nonis dalam kelompok. Tapi justru dia yang mengingatkan kami sholat subuh. Bahkan dia merelakan Hp-nya menjadi alarm pagi kami yang muslim juga mengingatkan para pria untuk sholat Jum’at pula. Dia teman yang luar biasa.

Saudara saya orang Hindu. Katakan saja dia paman saya. Anaknya pemeluk islam. Baru-baru ini saya dengar dari orang tua saya, om saya bahkan ikut berpuasa menemani anaknya yang muslim saat Romadhon. Bahkan ikut merayakan Hari Raya bersama. Benar-benar harmonis. Tanpa ada celaan. Saya keluarga muslim, tapi saya memiliki saudara non muslim.

Ada satu yang patut diketahui, bahwa kami (muslim) memang tidak diperbolehkan untuk mengikuti tradisi tertentu seperti Valentine atau bahkan acara keagamaan lain. Kita memang sedikit berbeda dalam acara agamis. Kita tidak diperbolehkan mengucapkan “Merry Christmas” atau pun mengikuti perayaan Valentine yang notabene kasih sayang bisa diberikan 365 hari dalam setahun. Ajaran kami memang tidak memperbolehkan hal tersebut.

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka ia termasuk bagian dari mereka” (HR Abu Dawud, hasan)

بعثت بين يدي الساعة بالسيف حتى يعبد الله تعالى وحده لا شريك له و جعل رزقي تحت ظل رمحي و جعل الذل و الصغار على من خالف أمري و من تشبه بقوم فهو منهم

Aku diutus dengan pedang menjelang hari kiamat hingga mereka menyembah Allah Ta’ala semata dan tidak mempersekutukanNya dengan sesuatupun, dan telah dijadikan rizkiku di bawah bayangan tombakku, dijadikan kehinaan dan kerendahan bagi siapa yang menyelisihi perkaraku. Dan barangsiapa menyerupai suatu kaum maka ia termasuk bagian dari mereka” (HR Ahmad, dishahihkan oleh Al Albani)

Jadi, dengan ini.. kami tidak diperbolehkan melakukan hal yang sama. Diluar hal itu, kami orang yang terbuka.

Sebagai sesama umat beragama, sering saya temukan forum-forum yang justru menjelek-jelekkan suatu agama tertentu? Bukankan dalam ajaran agama masing-masing diajarkan untuk saling menghargai dan mengasihi?? so prove it!! Kalau masih ada yang berkata kotor tentang agama lain dan mengatasnamakan agamanya sendiri… pertanyakan keimanannya. Jangan salahkan agamanya, salahkan perilakunya yang diluar ajaran agama.

Image result for bhineka tunggal ika kartun

 

Advertisements

10 thoughts on “Where is Bhineka Tunggal Ika?

  1. Aida-Chan says:

    YEY!!! What a nice post! Nangis aku lihat kelakuan orang zaman sekarang, sampai pernah keimananku hampir runtuh yun ketika lihat orang2/ustadz2 favoritku banyak yang terlalu gimana gitu (aku sampe gak bisa percaya sama orang lagi) tapi ternyata masih banyak ustadz kesukaanku yang lain pikirannya masih logis. Phew… *maaf curhat

    Liked by 1 person

    • Yui says:

      me too chub.. kadang suka speechless sendiri, banyak orang yang nelan berita mentah-mentah, penyakit manusia mah.. salah-salah dikatain sok agamis, yang udah ustadz aja bisa nganu.. errr.. apa lagi kita yg kurang paham masalah itu *lost ma word

      Liked by 1 person

    • Aida-Chan says:

      Iyaaaa, aku dulu sempat jadi orang yang berasa lebih pintar ilmu agamanya dari orang lain, tapi aku sejak lihat ceramah pak Nouman, aku sadar kalo ilmu agamaku masih cetek banget~ Orang2 di sosmed zaman sekarang suka bermajlis di Al-Susialmidiyah… wkwkwkwk padahal info yg di dapat kebanyakan ga jelas isinya..

      Liked by 1 person

    • Yui says:

      Al-susialmidiyah *hening sejenak 😅
      most wanted ustadz sing genah.. heran aku.. sampai Habib aja ikutan demo. semacam.. gak ada cara penyelesaian yg lain. Mungkin terlalu banyak provokasi dari kalangan sendiri bikin yg lurus jadi bengkok

      Like

  2. Agik says:

    wkwkwkwkwk aku nguakakkkkk yg pas cut meutia, soalnya perasaan dari dulu gambanya ga pernah pake jilbab atau kerudung, dan setauku pemerintah udah ngobrol sama keluarga yg bersangkutan kan, yaweslah ngapain marah coba.
    mereka minta cut meutia dihijabin, kayaknya lucu deh (sambil bayangin).

    ><

    Liked by 1 person

    • Yui says:

      aku kira juga aku salah orang.. sampe aku cari lagi di google (berhubung gak ada atlas)
      dan tetau hening…. melihat kenyataan.. wkwkwk

      Liked by 1 person

    • Agik says:

      😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂

      lagian dia menyatakannya sendirian kan kalau rakyat aceh gasuka, tapi blm ada buktinya juga kalau rakyat aceh gasuka

      terus mirisnya dwi tentang pahlawan kafir itu. biarlah Allah yang ngurus, ini kan masalah duniawi juga, toh mereka pahlawan kok krn bela Indonesia..

      Liked by 1 person

    • Yui says:

      kalau kelanjutan berita dari masyarakat aceh sendiri saya juga belum tau mbak..
      dan iya itu tadi mbak, semua kembali kepada Allah.. ngenes liat teknologi berkembang pesat tapi ndak sejalan sama ilmu yg didapet *pundung di pojokan

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s