Him 0815 #1

Image result for my story

So here I am..

Back to the daily story of me. ⛅

Sejak tulisan yang terakhir, saya menjadi sering menghubunginya. Ah, bukan saya saja. Dia juga menghubungi saya. Setengah bulan berlalu dan entah berapa kali saling bersapa. Mendengar suaranya yang kini sudah tak asing lagi ditelinga. ☎

Sebenarnya saya ingin menceritakan hal yang lain. Namun sepertinya saya masih belum menemukan titik temu antara permasalahan yang akan saya bahas itu. Jadi kali ini .. hanya membahas … 👇

Ya.. ini tentang Jie. Jie sebernarnya sebutan yang saya ambil dari namanya. Ya.. di cerita yang sebelumnya, saya menjelaskan sedikit tentangnya. Kali ini pun akan saya biarkan dia tetap menjadi orang yang hanya bisa kalian bayangkan atau kira-kira saja. Bukan karena tidak ingin.. hanya saja, biar dia tetap menjadi apa adanya dia. Mungkin suatu hari, saya akan bisa memberitahu sosok sebenarnya kepada kalian. — mungkin 🌠

🍃🍃🍃

Kemarin (15/10), dia kembali bernyanyi untuk saya. Salah satu janji yang ia tepati karena dia yang berinisiatif melakukannya. Saya benar-benar menghargai usahanya. Karena malam sebelumnya, saat kami masih berbincang dalam telfon, dia mengeluh tidak enak badan. Namun ternyata di hari H, dia bernyanyi. Saat saya bertanya tentang kondisinya, dia mengatakan sudah baikan. Benar-benar membuat cemas. ⭐

Image result for hang up the phone

Jujur saja malam itu (14/10), saya memintanya untuk tidak memutuskan saluran telfon. Entah setan apa yang merasuk. Saya tidak ingin mengakhiri pembicaraan dengannya malam itu. Lalu pada akhirnya saluran kami terputus entah apa sebabnya (saya lupa).⚠⚠

⬇⬇⬇

Sebelum saluran terputus — yah, sebelum itu sering putus nyambung karena masalah koneksi — saya beberapa kali mengucapkan “I miss you”. Mungkin berkali-kali hingga sesaat sebelum benar-benar terputus. Lalu mengatakan ia tak enak badan, namun saya masih rindu. Saya sedih. Dia kebingungan. Saya sadar saya egois. 🐰

Dia mencoba menelpon kembali. Sebanyak 3 kali dia mencoba menghubungi saya. Namun sebanyak itu pula saya “Decline” — menolak menerima telfon darinya. Saya memintanya istirahat karena kondisinya benar-benar tidak fit. Namun dia justru mengkhawatirkan saya. Takut jika saya menangis. Ya.. saya menolak telfon tersebut karena tidak ingin dia mendengar tangisan saya. Dia pernah mendengar saya menangis sekali. Namun saya tak ingin dia mendengar hal yang sama untuk kedua kali. ⛔☹

Mungkin saya sedikit alay~

ya.. 

😓😓😓

Bagian yang paling aneh bukan terletak disitu. Tetapi saat saya mulai tertidur pulas setelah mengakhiri perbincangan dengan Jie (telfon dan chat). Pagi (15/10), saat saya terjaga, saya mengingat bahwa malam itu saya mendapat mimpi buruk. Ya.. benar-benar buruk. Saya langsung membicarakan hal tersebut saat saya menghubunginya di pagi hari. Dia terkejut. Dia meminta saya menafsirkan mimpi saya dengan bertanya pada orang tua saya. Saya jelas menolak. Karena mimpi ini benar-benar tidak masuk akal. Ah.. tentu saja ada maksud dalam mimpi tersebut.

Image result for bad dream quotes

Jie berkata bahwa, jika mendapat mimpi buruk seperti itu, sebaiknya tidak pergi keluar rumah. Saya pikir, karena saya ada janji, saya masih harus tetap keluar meskipun saya juga tidak ingin. Dan.. jeng jeng jeng .. pada akhirnya saya membatalkan janji tersebut melihat kondisi cuaca yang tidak jelas dan saya juga ragu .. Jadilah saya tidak keluar di hari itu.

Mungkin secara tidak langsung, saya mendengarkan perkataannya.

🎤🎶🎵

Lalu setelah tuntas bercerita, dia pun menyanyi untuk saya~ saya tidak terlalu tau lagu yang ia nyanyikan. Saya request “fukai mori” dari ost. Inuyasha. Dia bernyanyi walau tidak lancar.. hihihi sungguh lucu.  Dia juga menyanyikan lagu-lagu lainnya.

Image result for man cooking

👆 just borrow from web 😂

Entah kenapa, disetiap saya menghubunginya, selalu bertepatan saat dia sedang membuat makanan. Wah.. jangan salah.. dia bisa masak. Dan itu selalu terjadi. Saya mendengarnya sedang beradu dengan panci dan alat penggorengan lainnya. Dan dia makan sendiri. Sial

Mendengar dia makan dengan begitu lahap. Setelah itu biasanya dia akan mencuci piring. Tapi terkadang dia malu jika saya mendengarnya memasak/mencuci piring. Ah, mencuci baju pula (meskipun paka mesin). Malah bercanda soal daleman di bagi buta. Cocok jadi suami ckckckck — wuoiiii bangun dari mimpi wuoooiiii

Terimakasih Jie~

Kau sudah memberi warna dalam hariku ✨

Image result for you made my day

#Jie_01 🐰🐱

Advertisements

5 thoughts on “Him 0815 #1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s